Dinkes Jatim Siapkan 217 Pos Kesehatan untuk Layanan Pemudik Lebaran 2026: Strategi Efektif Optimasi Kesehatan Masyarakat

Lebaran 2026 di Jawa Timur akan menyajikan pemandangan yang berbeda. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur telah melangkah maju dan berinvestasi dalam kesehatan masyarakat dengan strategi yang tangguh dan efektif. Sebanyak 217 pos kesehatan telah dipersiapkan untuk menyediakan layanan pemudik lebaran 2026. Tujuannya? Untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati liburan mereka dengan aman dan sehat.
217 Pos Kesehatan Siap Melayani
Ketua Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. Erwin Astha Triyono, telah mengkonfirmasi bahwa 217 pos kesehatan telah disiapkan di berbagai titik strategis di seluruh Jawa Timur. Lokasi-lokasi tersebut merupakan area dengan mobilitas tinggi, seperti terminal, stasiun, pelabuhan, rest area, tempat ibadah, dan bahkan area wisata.
Menyediakan Layanan Cepat dan Efektif
Pos kesehatan ini dirancang khusus untuk memberikan layanan kesehatan yang cepat dan efektif kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Jika pemudik mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan, mereka dapat segera mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Layanan Darurat Terus Beroperasi
Tak hanya itu, 447 rumah sakit di Jawa Timur juga akan terus beroperasi dan memberikan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam sepanjang periode mudik dan arus balik Lebaran.
Tenaga Kesehatan Siaga
Untuk mendukung operasional ini, Dinas Kesehatan Jawa Timur juga telah menyiagakan tenaga kesehatan melalui sistem piket yang melibatkan 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional, dan 2.852 pengemudi ambulans.
Upaya Koordinasi Lintas Sektor
Prof Erwin juga menggambarkan bagaimana Dinas Kesehatan telah memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan BPJS Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan aparat keamanan. Tujuannya adalah untuk memastikan pelayanan kesehatan selama arus mudik dapat berjalan optimal dan setiap kondisi darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Pelayanan Darurat Melalui Public Safety Center
Pelayanan darurat juga ditingkatkan dengan adanya Public Safety Center (PSC) 119 yang telah tersedia di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Melalui layanan ini, masyarakat dapat segera mendapatkan pertolongan medis jika terjadi kondisi darurat selama perjalanan.
Layanan Informasi Kesehatan
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur juga telah menyiapkan kontak person atau call center layanan kesehatan di masing-masing dinas kesehatan kabupaten/kota. Hal ini memudahkan masyarakat mendapatkan informasi atau bantuan layanan kesehatan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Imbauan Penting
Prof Erwin juga mengimbau petugas kesehatan di pos-pos kesehatan untuk selalu sigap dan memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi serta monitoring kesehatan masyarakat selama periode mudik.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan selama perjalanan mudik dengan beberapa cara, antara lain:
- Beristirahat yang cukup
- Melakukan peregangan setiap empat jam perjalanan
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
- Mencukupi kebutuhan cairan tubuh
- Membawa obat pribadi bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan nyaman.
