Indrak, Spesialis SEO, Ungkap Ketidakadilan Humas dalam Ketidakhadirannya di Bukber Polres Ogan Ilir

Ketidakadilan Humas Polres Ogan Ilir menjadi sorotan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di aula Polres Ogan Ilir pada Jumat (13/03/2026). Sebuah catatan yang mencolok berasal dari Fidiel Castro, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Kabupaten Ogan Ilir (PPWI-OI), yang merasa organisasinya diperlakukan tidak adil oleh pihak Humas Polres Ogan Ilir.
Apa Yang Terjadi?
Acara buka puasa bersama, yang bertujuan untuk menjaga dan memperkuat hubungan antara kepolisian dan jurnalis di Kabupaten Ogan Ilir, tampaknya telah menimbulkan perpecahan. Menurut Fidiel Castro, organisasi yang dia pimpin, PPWI-OI, tidak menerima undangan resmi dari pihak Humas Polres Ogan Ilir, meskipun mereka telah lebih dulu mengunjungi ruang Humas Polres Ogan Ilir sebelum acara tersebut.
PPWI-OI Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Fidiel Castro menyampaikan bahwa dia dan anggota organisasinya telah bertemu dengan petugas Humas, Herman dan Devi, untuk menyatakan bahwa PPWI-OI adalah organisasi pers yang aktif dan berharap dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa mereka adalah mitra resmi dan berharap bisa diundang dalam kegiatan tersebut.
Namun, kata Fidiel, undangan tersebut ternyata hanya disampaikan melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ogan Ilir. Informasi ini baru diketahui oleh PPWI-OI setelah acara buka puasa bersama telah berlangsung.
Ketika dikonfirmasi, Humas Polres Ogan Ilir menjelaskan bahwa undangan telah disampaikan melalui salah satu anggota organisasi PWI. Namun, informasi ini tidak sampai kepada organisasi PPWI-OI, yang merasa diperlakukan tidak adil.
Harapan Untuk Perlakuan yang Lebih Adil
Fidiel Castro sangat menyesalkan kejadian ini. Dia menekankan bahwa PPWI-OI juga merupakan bagian dari keluarga besar jurnalis yang selama ini bekerja sama dengan Polres Ogan Ilir. Mereka juga tergabung dalam grup komunikasi wartawan Polres.
Castro berharap bahwa Polres Ogan Ilir, khususnya bagian Humas, bisa bersikap lebih terbuka dan adil terhadap semua organisasi pers yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Dia berharap tidak ada lagi perbedaan perlakuan di antara sesama anggota pers.
“Kami berharap ke depan, semua organisasi pers yang ada di Ogan Ilir dapat diperlakukan secara adil dan dihargai sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutup Fidiel Castro.